Foreign Flow Saham IDX Januari 2026: Asing Kemana?
Jakarta, 29 Januari 2026 – Pasar modal Indonesia mengalami volatilitas luar biasa sepanjang bulan pertama tahun ini. Berdasarkan data statistik perdagangan, arus dana investor asing (Foreign Flow) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan fenomena "reversal" atau pembalikan arah yang drastis.
Sempat mencatatkan akumulasi masif hingga pertengahan bulan, posisi investor asing justru ditutup negatif pada akhir Januari 2026 akibat aksi jual ekstrem (massive sell-off).
Fase Akumulasi: Awal Januari yang Optimis
Pada dua minggu pertama Januari, pasar saham domestik sebenarnya diselimuti sentimen positif. Investor asing terlihat sangat percaya diri dengan melakukan pembelian bersih secara konsisten.
- Minggu Pertama (5-9 Jan): Asing mencatatkan Net Buy sebesar Rp2,03 triliun, mendorong IHSG menguat 2,16%.
- Minggu Kedua (12-15 Jan): Akumulasi mencapai puncaknya dengan nilai beli bersih mingguan fantastis sebesar Rp4,20 triliun.
Pembalikan Arah di Minggu Ketiga
Tren mulai berubah memasuki minggu ketiga (19-23 Januari). Investor asing mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking). Meski sempat terjadi perlawanan beli pada Jumat (23/01) sebesar Rp759 miliar, tekanan jual di hari-hari sebelumnya tetap dominan.
Hingga 26 Januari 2026, posisi Year-to-Date (YTD) investor asing sebenarnya masih berada di zona hijau dengan surplus sekitar Rp4,07 triliun.
Rabu Kelabu: Puncak Panic Selling
Puncaknya terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026. IHSG tersungkur hingga -7,35% dalam satu hari perdagangan. Hal ini dipicu oleh keluarnya dana asing secara masif yang tercatat sebagai Net Sell harian sebesar Rp6,17 triliun.
Aksi jual satu hari ini secara instan menghapus seluruh akumulasi beli selama tiga minggu sebelumnya, membuat posisi fundamental asing berubah menjadi Net Sell YTD sebesar Rp3,71 triliun.
Ringkasan Statistik Foreign Flow Januari 2026
| Periode Laporan | Net Foreign Harian (Miliar IDR) | Posisi Net Foreign YTD | Tren Pasar |
|---|---|---|---|
| Minggu 1 (5-9 Jan) | +2.036 (Mingguan) | Positif | Akumulasi |
| Minggu 2 (12-15 Jan) | +4.202 (Mingguan) | Positif | Akumulasi Agresif |
| Senin, 26 Jan | +24,25 | +4.074,13 | Stagnan |
| Selasa, 27 Jan | -1.614,45 | +2.459,67 | Distribusi Besar |
| Rabu, 28 Jan | -6.173,42 | -3.713,75 | Panic Selling |
Kesimpulan: Januari 2026 menjadi pengingat bagi investor mengenai cepatnya perubahan sentimen global maupun domestik. Keluarnya dana asing dalam skala "fantastis" di akhir bulan mengindikasikan adanya tekanan likuidasi aset yang kuat, yang perlu diwaspadai pada pergerakan pasar di bulan Februari mendatang.
Tag: #IHSG #InvestorAsing #BursaEfekIndonesia #Ekonomi2026 #PasarModal #ForeignFlow

Posting Komentar