Senin, 12 September 2016

Doa-Doa Malam Perjuangan

Doa Ibu sepanjang waktu.

Sedari kecil tubuh ini, jiwa ini selalu bermandikan siraman doa Ibu. Malam ini sesaat Ibu tiba diruangan saya, beliau langsung mengajak cerita disertai dengan doa-doa yang selalu menyemangati hidup saya.

Tujuan dan harapan dari Ibu muncul untuk anaknya lebih  baik lagi menata hidupnya. Sambil rebahan dikasur bersama seperti kala saya kecil, Ibu mengharapkan Doa-doa keinginan kami dapat dikabulkan oleh ALLAH. Rencana-rencana hidup, keoptimisan dalam berkarya, beliau mengingatkan semuanya hanya diserahkan kepada ALLAH.

ALLAH yang mempunyai segalanya. Ibu meminta saya agar hanya minta ke ALLAH.

Diselingi dalam doa, hingga terucap sebuah nama wanita. Ibu mengiyakan dengan syarat harus baik agamanya, baik ahlaknya kepada orang tua, baik perangainya antar sesama manusia, dan bisa diajak kerjasama dalam kebaikan. "Saya Optimis"

Ibu meminta untuk diperkenankan bertemu agar bisa mengetahui karakternya.

Saya Optimis bahwa doa Ibu tak lekang oleh waktu.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar