Jumat, 29 Maret 2013

Alat bantu untuk pasien kusta (Multipurpose Assistive Devices)

Sebagai seorang Okupasi Terapis harus pintar untuk menganalisa tentang problem pasien, baik problem dalam ADL, Produktivitas, atau Leisure. Saat melihat pasien dengan limitasi yang ada, okupasi terapis harus memberdayakan limitasi itu agar pasien bisa mandiri dalam 3 Area OT. Pasien mungkin bisa mengakali keterbatasannya itu dengan sendirinya, tetapi mereka tidak mampu untuk menilai beban kerja otot dan agar terlihat lebih mudah.

OTs harus mampu membuat segalanya jadi lebih simple, dan membuat pasien bisa semandiri mungkin.
Saat melihat kondisi yang seperti ini :


Jari-jari pasien sudah tidak bisa dipergunakan lagi sebagaimana mestinya. Jari-jari tersebut sudah mulai kontraktur yang menyebabkan gerakan oposisi, grasping, pinching menjadi terganggu. Pasien dapat mengakali limitasi ini karena dia sudah lama dengan kondisi seperti ini.
Untuk makan dengan menggunakan sendok pasien menggunakan jari-jarinya seperti digambar ini :


Posisi seperti ini sangatlah sulit jika tangan tersebut dipergunakan untuk menggosok gigi, dsb. Oleh karena itu Okupasi Terapis mengambil ide untuk membuatkan alat bantu untuk ADL (Activity Daily Living) Pasien dengan alat dan bahan yang sederhana dan mudah didapat.


Persiapkan alat dan bahan seperti benang, jarum, sendok, sikat gigi, velcrow dan kain. 
Ukur lebar, keliling telapak tangan pasien. 
Ukur lebar, dan panjang handle sendok dan sikat gigi.
Pola pada kain tersebut lebar, panjang, dan kantung untuk tempat sendok dan sikat gigi.
Potong kain sesuai dengan pola.
Jahit sesuai dengan pola.



Hasil dari tahapan diatas :





Beri contoh pasien untuk memakainya, kemudian instruksikan agar pasien dapat memakai alat bantu tersebut secara mandiri. 

Pola memegang sendok jadi lebih stabil dan mudah untuk aktivitas makan.

Pasien dapat menggosok gigi secara mandiri. Pasien merasa terbantu dan kualitas hidupnya  meningkat dengan alat bantu yang di buat oleh Okupasi Terapis. 

 Pembuatan alat bantu merupakan keahlian OTs untuk kemandirian hidup pasien. Tujuan OTs adalah meningkatkan kualitas hidup pasien secara mandiri.

Semangatz belajar !
Terus berkarya !


ditulis oleh : Mahar Santoso, AMd.OT. Palembang, 29 Maret 2013
Share:

0 komentar:

Posting Komentar