Sabtu, 22 September 2012

Sensory Diet

Contoh sensory diet diolah dari berbagai sumber :


Sensory Diet

*Harus dikondisikan untuk tiap anak.

Sensory Diet ini untuk :
Dikembangkan oleh : Mahar Santoso, Amd. OT (Occupational Therapist)

Apa itu Sensory Diet ?
Sensory Diet adalah kumpulan aktivitas yang dijadwalkan dalam keseharian anak untuk membantu atensi, arousal, dan respon adaptif. Aktivitas-aktivitas ini dipilih untuk anak berdasarkan teori Sensory Integrasi. 
Aktivitas ini didesain untuk menghasilkan efek positif pada anak. Jika sewaktu-waktu anak menampakan reaksi negatif, aktivitas harus segera dihentikan. TIDAK ADA SATUPUN AKTIVITAS YANG HARUS DIPAKSAKAN KEPADA ANAK ANDA. Hanya lakukan aktivitas yang diberi tanda centang ()


PROPRIOCEPTIVE

_____ (1) Membawa tas yang berisi buku
_____ (2) Menggelindingkan bola dengan posisi anak rebahan dilantai
_____ (3) Mendorong tembok
_____ (4) Mendorong kursi
_____ (5) Mendorong gerobak, kursi, tempat mainan menuruni turunan
_____ (6) Aktvitas memanjat
_____ (7) Berguling diatas selimut/sprei
_____ (8) Lompat di trampoline
_____ (9) Jumping jack, lari di pasir atau di air
_____ (10) Jalan gerobak
_____ (11) Menempelkan dan melepas mainan di dinding
_____ (12) Menghapus papan tulis
_____ (13) Merayap menggunakan scooter/skateboard
_____ (14) Merayap dilantai atau dikarpet
_____ (15) Menekan benda dengan tangan diatas bahu
_____ (16) Memeluk boneka besar
_____ (17) Aktivitas melempar bola dengan perut menempel dilantai
_____ (18) Menggunakan weight vest (20 Menit)
_____ (19) Menata kembali meja-meja di ruangan
_____ (20) Tos-tosan
_____ (21) Letakkan tangan anak pada tangan anda dan tekan, dilakukan bergantian
_____ (22) Naik-turun tangga
_____ (23) Menabuh drum
_____ (24) Dribble bola
_____ (25) Mendorong bola ketembok

ORAL MOTOR

_____ (1) Mengunyah makanan yang renyah untuk meningkatkan atensi (Buah yang keras, sayuran, permen karet, dll)
_____ (2) Makanan dengan rasa yang asam
_____ (3) Meniup peluit, membuat balon (meniup balon kapas diatas kertas, membuat balon busa)
_____ (4) Mengunyah benda (contoh : Chew tubes)
_____ (5) Menghisap (Menyedot minuman)

TACTILE (SENTUHAN)

_____ (1) Bermain dikotak pasir, manik-manik, kacang, makaroni, dll
_____ (2) Bermain dengan benda yang bertekstur seperti spon, lem, jeli, busa, playdough, air
_____ (3) Brushing Protocol (Hubungi terapis untuk informasi lebih lanjut)

VESTIBULAR
• Hentikan langsung jika terjadi perubahan pada detak jantung dan nafas anak anda. 
_____ (1) Bermain ayunan
_____ (2) Aktivitas meloncat
_____ (3) Bermain lagu Kepala, pundak, lutut, kaki
_____ (4) Berguling
_____ (5) Bersepeda
_____ (6) Main skuter/skaterboard

ALLERTING

Aktivitas-aktivitas ini secara spesifik didesain untuk anak-anak yang mempunyai kesulitan dalam arousal. Konsultasikan kepada terapis sebelum menggunakan aktivitas ini untuk meyakinkan bahwa anak anda benar-benar dalam low arousal dan tidak pada fase down. Beberapa tanda dari kurangnya stimulasi adalah :
● Terlihat lemas
● Lemah postur
● Menurunnya perhatian
● Menurunnya kecepatan
● Menurunnya kemampuan untuk mengikuti instruksi
● Menguap
_____ (1) Mengusap wajah 
_____ (2) Menggunakan cahaya yang terang
_____ (3) Minum air dingin dari botol minuman 
_____ (4) Musik yang keras
_____ (5) Bermain ayunan yang iritmis (Ditunjukan oleh terapis)
_____ (6) Lari ditempat
_____ (7) Lompat ditempat
_____ (8) Jalan lutut
Share:

0 komentar:

Posting Komentar