Market Recap Saham IHSG IDX 30 Januari 2026: Rekor Baru di Hari Jumat?

Daftar Isi
Market Recap Saham IHSG IDX 30 Januari 2026: Rekor Baru di Hari Jumat?

IHSG Membara! Market Recap Saham IDX 30 Januari 2026: Strategi Cuan di Tengah Volatilitas

Oleh: Mahar Santoso

Seorang abdi negara yang gemar lari pagi dan telah menyelami dinamika Bursa Efek Indonesia sejak 2014.


Jakarta, 30 Januari 2026

Sambil melepas lelah setelah makan sore dan menyelesaikan inisiasi perubahan budaya kerja di kantor, pandangan saya langsung tertuju pada layar monitor yang menampilkan IDX Daily Statistics. Sebagai orang yang sudah "nyemplung" di bursa sejak 2014, pergerakan saham IHSG hari ini, Jumat 30 Januari 2026, benar-benar memberikan adrenalin tersendiri. IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) berhasil ditutup menguat signifikan sebesar 1,18% ke level 8.329,606. Dengan kenaikan poin sebesar +97,403 dari penutupan sebelumnya di 8.232,203, pasar modal kita seolah memberikan "hadiah" manis di penghujung Januari.

Overview Saham 30 Januari 2026: Januay Effect yang Terasa Nyata

Jika kita melihat grafik pergerakan hari ini, pasar dibuka dengan sangat optimis. IHSG sempat menyentuh level Highest di 8.408,300 pada pukul 09:15 WIB, yang mencerminkan kenaikan hingga 2,14%. Namun, layaknya lari maraton, tidak selamanya kita bisa berada di kecepatan penuh. Sempat terjadi koreksi hingga menyentuh titik Lowest di 8.167,156 pada pukul 09:33 WIB (-0,79%) sebelum akhirnya stabil dan merangkak naik kembali hingga penutupan.

Aktivitas perdagangan hari ini sangat ramai dengan statistik sebagai berikut:

  • Volume Perdagangan: Mencapai 55,242 miliar lembar saham.
  • Nilai Transaksi (Value): Mencapai Rp41,611 triliun.
  • Frekuensi Transaksi: Sebanyak 3,321 juta kali transaksi terjadi di pasar
  • Kapitalisasi Pasar (Market Cap): IDX secara keseluruhan kini bernilai Rp15.046 triliun.

Bagi Anda yang melewatkan dinamika kemarin, silakan baca juga Market Recap Saham IDX 29 Januari 2026 sebagai pembanding strategi investasi Anda.

Bedah Foreign Flow: Investor Asing Masih Malu-Malu?

Dalam dunia Keuangan dan investasi saham, memantau pergerakan dana asing (Foreign Flow) adalah menu wajib. Meskipun IHSG naik cukup tinggi, data menunjukkan adanya Net Sell dari investor asing.

Pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp1.530,52 miliar (sekitar USD 91,12 juta). Jika ditarik secara Year-to-Date (YTD), akumulasi net sell asing telah mencapai Rp9.876,01 miliar. Ini menarik, karena kenaikan indeks hari ini justru lebih banyak didorong oleh kekuatan Domestic Investor yang menguasai 59% komposisi perdagangan hari ini, sementara asing hanya 41%.

Data beli-jual hari ini menunjukkan:

  • Domestic Investor: Buy Rp25.333 miliar, Sell Rp23.802 miliar.
  • Foreign Investor: Buy Rp16.279 miliar, Sell Rp17.809 miliar.

Top Broker: Siapa yang Paling Gesit?

Bagi peneliti data seperti saya, melihat siapa di balik transaksi besar adalah hal seru. Top Broker hari ini menunjukkan dominasi beberapa sekuritas besar baik dari sisi volume maupun nilai (value).

Berdasarkan Volume (Million Shares):

  1. Stockbit Sekuritas Digital (XL): Transaksi sebesar 15,314 miliar saham (13,86%).
  2. KB Valbury Sekuritas (CP): Transaksi sebesar 12,266 miliar saham (11,10%).
  3. Mandiri Sekuritas (CC): Transaksi sebesar 8,463 miliar saham (7,66%).

Berdasarkan Nilai Transaksi (Billion IDR):

  1. UBS Sekuritas Indonesia (AK): Nilai transaksi Rp7.466 miliar (8,97%).
  2. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (LG) Nilai transaksi Rp7.310 miliar (8,78%).
  3. Stockbit Sekuritas Digital (XL): Nilai transaksi Rp7.076 miliar (8,50%).

Dominasi UBS Sekuritas dan Trimegah di sisi nilai menunjukkan bahwa institusi besar sedang aktif melakukan rebalancing portofolio pada Harga Saham blue-chip.

Top Stocks: BUMI Masih Jadi Primadona Volume

Mari kita lihat saham-saham mana saja yang menjadi bintang (dan beban) hari ini. Di sinilah seni dari analisis saham ihsg sebenarnya.

Top Stocks by Volume & Value

Secara volume, BUMI memimpin dengan 11,269 miliar saham ditransaksikan. Namun secara nilai transaksi, BBCA (Bank Central Asia) tetap tak tergoyahkan dengan nilai Rp4.672 miliar, disusul oleh EMAS sebesar Rp4.402 miliar.

Top Leaders (Pendorong Indeks)

  • BBCA: Memberikan kontribusi +18,95 poin ke IHSG dengan kenaikan harga 2,78%.
  • DSSA: Berkontribusi +17,70 poin dengan kenaikan harga 5,32%
  • TLKM: Memberikan napas segar dengan kontribusi +15,78 poin.

Top Laggards (Penghambat Indeks)

  • MORA: Turun -11,22% dan memangkas indeks sebesar -12,17 poin
  • VKTR: Merosot -14,89%, membebani IHSG -7,48 poin.
  • BREN: Turun tipis -1,73% namun dampaknya terasa (-5,55 poin) karena market cap besarnya.

Sektor yang Berperan: Financials dan Transportation Memimpin

Pergerakan Harga Saham hari ini sangat dipengaruhi oleh rotasi sektor. Sektor Financials [G] tampil perkasa dengan kenaikan 3,05%, didorong oleh laporan keuangan perbankan yang solid. Sektor Transportation & Logistic [K] bahkan melesat lebih tinggi yakni 6,14%.

Sebaliknya, ada beberapa sektor yang harus "istirahat" dulu di zona merah, seperti Industrials [C] yang turun -1,10% dan Consumer Cyclicals [E] yang melemah -1,46%.

Insight Praktis: Belajar dari Data 30 Januari

Sebagai orang yang sudah dari 2014 di bursa, saya melihat pola menarik hari ini. Meskipun indeks naik 1,18%, hanya ada sekitar 205 saham yang mengalami kenaikan (gabungan kenaikan di atas 2% dan 0-2%), sementara mayoritas saham (576 saham atau sekitar 61%) justru bergerak stabil atau turun.Ini artinya kenaikan IHSG hari ini sangat "terkonsentrasi" pada saham-saham berkapitalisasi besar (Big Caps) seperti BBCA, BMRI, dan TLKM.

Tips untuk Anda: Jangan tertipu oleh warna hijau IHSG secara keseluruhan. Selalu cek apakah portofolio Anda berada di sektor yang sedang mendapatkan aliran dana (flow) atau justru sedang ditinggalkan.

Kesimpulan

Market recap saham IHSG 30 Januari 2026 menunjukkan optimisme domestik yang kuat di tengah aksi jual investor asing. Dengan level penutupan di 8.329, IHSG masih memiliki ruang untuk menguji level psikologis baru di bulan Februari. Sektor finansial tetap menjadi tulang punggung, namun waspadai volatilitas pada saham-saham lapis kedua.

Apakah Anda sudah siap untuk trading di bulan depan? Atau Anda lebih memilih untuk investasi jangka panjang pada saham-saham sharia compliant yang kini jumlahnya mencapai 672 emiten?

Ingin diskusi lebih lanjut mengenai analisis fundamental saham tertentu? Tuliskan pertanyaan Anda di kolom komentar di bawah ya!


Disclaimer: Artikel ini ditulis untuk tujuan informasi dan edukasi semata berdasarkan data IDX Daily Statistics per 30 Januari 2026. Investasi saham memiliki risiko tinggi. Keputusan beli atau jual berada sepenuhnya di tangan investor. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi Anda.

Mahar Santoso
Mahar Santoso Your Strategic Partner

Posting Komentar